Minggu, 05 Agustus 2018

Selektif dalam berteman


Sosok orang yang tidak berbudi akan selalu mendapat kawan yang tidak berbudi pula, sosok orang munafik akan selalu mencintai bahkan memuji sosok sang munafik pula sebagaimana seekor kucing yang tidak akan pernah akur dengan seekor tikus. Sebab, itu sudah menjadi suatu keniscayaan dan sunnatullah... teringat suatu teory dalam ilmu pengetahuan yang disebut dengan chaos thoery yang melahirkan konsep butterfly effect ( kepakan sayap kupu-kupu ) seekor kupu-kupu yang hari ini mengepakkan sayapnya di beijing dapat menyebabkan badai tornado di new york, artinya sekecil apapun tindakan kita sekarang, pasti akan berdmpak besar di kemudian hari. Konsep ini mengajari kita untuk hati-hati dalam berpikir bertindak, berkata, ide  yang baik, perbuatan baik pasti akan menghasilkan perbuatan baik pula sebaliknya semua perbuatan buruk akan menghasilkan keburukan.
 
Dalam teory ini diterangkan pula mengapa sebuah sayap kupu-kupu bisa membentuk sebuah patern (pola) hal ini disebabkan adanya struggle attractor ( daya penarik ) yaitu magnet yang menarik apa saja yang memiliki kualitas yang sama, adanya daya penarik dalam sebuah sistem sosial akan mnjadi daya tarik bagi mereka yang memiliki kualitas yang sama, semakin banyak orang yang tertarik dari komunitas tersebut otomatis akan terbntuk suatu pola dan ciri khas perilakunya, sebuah geng muda - mudi yang terbiasa dengan mode rambut aneh-aneh akan menarik anak yang aneh-aneh pula untuk bergabung bersamanya, pebisnis jujur lagi dermawan, perkumpulan aktivis dakwah, ibu-bu pengajian yang mengagungkan shalawat nabi ia akan mnjadi magnet yang akan menarik orang-orang sejenisnya. Begitu pula manusia2-manusia munafik akan selalu berada dalam lingkungan para munafikun bahkan merasa nyaman satu sama lain  sebab mereka adalah magnet yang memiliki kulitas yang sama, so… bijak dalam berteman, sebab kualitas diri temanmu menentukan kualitas dirimu pula. Sebagimana Ahli hikmah mengatakan : Anil mar’i la tas’al fasal qorinahu fakullu korinin bilmukorini yaktadi’ : jika ingin tau seseorang jgn tanyakan pada dirinya tapi tanya temannya dan cukup pahami tentang siapa saja yang jadi teman dekatnya sebab pertemanan saling mengikuti ( daya penarik).

Rabu, 20 Juni 2018

Alkhairaat selalu di hati


Guru tua begitulah beliau disapa, beliau adalah ulama besar dari hadramaut yang hijrah ke indonesia, sepanjang hidupnya beliau dikenal sosok yang sangat mencintai ilmu bukan hanya untuk dirinya tapi beliau berikhtiyar untuk menyebarkan kepada yang lain. Sebagai wujud kecintaan beliau terhadap ilmu maka didirikanlah lembaga pendidikan islam alkhairaat di sulawesi tengah, kota palu. tepatnya kala usia beliau menginjak 41 tahun dan ketika beliau wafat di usia 77 tahun lembaga pendidikan alkhairaat telah menyebar di kawasan timur indonesia. inilah bukti sumbangsih nyata dan warisan besar beliau terhadap pendidikan islam di bumi Indonesia, semua itu karna ikhtiyar beliau yang penuh dengan keikhlasan. Guru tua dan alkhairaat ibarat dua sisi mata uang yang memiliki nilai yang sama, sampai beliau pernah berjanji ‘’ aku tidak akan melangkahkan sejengkal kakiq ke surga sehingga abnaul khairat ikut Bersama-sama denganku ” kata salah satu cucunya Habib alwi aljufri.


Siang itu salah satu sahabat saya alwia alatas ( guru alkhairaat ) bercerita tentang kondisi Madrasah Diniyah Awwaliyah  (MDA) Alkhairaat di falajawa 2 yg semakin sepi,  bahkan realitasnya bukan hanya sekolah alkhairaat di falajawa 2 tapi hampir  seluruh sekolah2 alkhairaat di wilayah maluku utara terasa semakin sepi, kebanyakan dari muridnya memilih pindah ke sekolah yang fasilitasnya dianggap lebih menunjang dengan metode pengajaran yang cukup modern ( pelajaran umum ) sementara alkhairaat khususnya MDA masih mempertahankan mata pelajaran yang 100 persen merupakan mata pelajaran agama. Padahal memperkenalkan anak pada ajaran agama adalah bekal dan fondasi moral yang kokoh sebab secara teori di usia dini anak memiliki  memori yang begitu kuat dan tajam sehingga apapun yang dilihat, didengar, bahkan diajarkan akan selalu membekas dan menjadi konsep diri saat dia dewasa nanti. Oleh sebab itu tujuan guru tua dalam mengembangkan Pendidikan islam alkhairaat  melalui MDA alkhairaat yang berkonsentrasi pada Pendidikan agama anak sebenarnya bertujuan membangun pola piker moral keagamaan pada anak.


Setelah merenungi curahan hati sahabat saya ALWIA ALATAS bahwa  prinsip utama hidupnya mengabdikan diri untuk alkhairat berapapun gaji yang dia dapatkan tidak menghambat semangatnya untuk mengajar  sebab tujuaanya hanya untuk mencari keberkahan hidup  Disinilah letak kebanggaan dan kekaguman saya terhadapnya sosok ustadza yg begitu ikhlas. Hari-harinya selalu risau terhadap urusan Pendidikan keagamaan anak2 di kota ternate, ( topik utama yg dibahas  setiap kali ketemu ) dan dari dia saya mendapat sedikit pencerahan bahwa problem utama  sepinya Pendidikan di MDA alkhairaat adalah hilangnya kesadaran pada diri orang tua terhadap Pendidikan agama, terjadinya pergeseran nilai Pendidikan di tengah kehidupan modern, orang tua masa kini cenderung melihat dari sisi fisik atau lahiriah  dalam orientasi mencari ilmu, orang tua masa kini sudah terkontaminasi terhadap pola pikir hedonis yang cenderung mengukur pada sisi materi (seorang anak dianggap sukses jika punya jabatan penting, sukses punya duit banyak, sukses punya popularitas bak selebriti, model, dll )  sehingga mereka melupakan kualitas dari keberkahan ilmu yang diburu malah formalitas dan identitas bukan lagi kualitas keihklasan seorang guru padahal ada hubungan yang begitu kuat antara keikhlasan guru dalam mendidik  dan keberkahan pada murid2nya  ‘’ murid ilmunya berkualitas serta berkah karna guru yang ikhlas. Jangan lupa alkhairaat adalah bagian dari jiwa HABIB IDRUS BIN SALIM ALJUFRI yang diwariskan  melalui guru-gurunya yang tulus dan ikhlas. Bagi saya guru-guru alkhairaat adalah sebenar-benarnya pahlawan tanpa tanda jasa dan keberkahan hanya dapat diperoleh lewat tangan-tangan pahlawan tersebut.




Selasa, 05 Juni 2018

KEAJAIBAN RUTIN BEROLAHRAGA TERHADAP OTAK DAN TUBUH


Mens sana in corpore sano  atau A sound mind and a healthy body ‘’pikiran yang sehat di dalam tubuh yang kuat’’. pribahasa diatas adalah pengantar yang pas untuk judul konten ini. bagi kebanyakan orang olaraga hanya sekedar olah tubuh atau kegiatan kardiovaskuler, seperti lari, berenang, angkat beban,  aerobic, Zumba dsb tujuannya hanya untuk mendapatkan tubuh yang sexy, lansing dan enak dipandang, sedikit dari mereka yang berorientasi terhadap fungsi dan mekanisme olaraga itu sendiri untuk kesehatan pikiran dan tubuh, padahal tanpa mereka sadari rutinitas olaraga yang mereka lakukan menguntungkan bagi kedua dimensi itu, yaitu dimensi otak dan tubuh.


Manfaat Berolaraga ibarat kita sekali mendayung dua atau tiga pulau yang telampaui, sekali tepuk dua lalat mati artinya ‘’sekali melakukan pekerjaan mendapatkan beberapa hasil dan keuntungan sekaligus’’. Olaraga itu sendiri merupakan bagian dari Pendidikan jasmani dan itu adalah perintah nabi SAW ‘’ orang mukmin yang kuat lebih dicintai oleh Allah ketimbang orang mukmin yang lemah’’ (abu hurairo), ‘’berlari-lari kecillah kamu untuk menunjukan kekuatan terhadap kaum musyrikin’’ (bukhori). Jelas bukan bahwa ini adalah perintah nabi !!! bukan hanya dua dimensi yang kamu dapatkan tapi tiga sekaligus yaitu pahala karna kamu melakukan sunnahnya, dan tentu saja semua ini tidak terlepas dari niat sebab ‘’innamal a’malu binniyat/amal seseorang tergantung niat’’ ya tips dari penulis usahakan sebelum memulai berolaraga berniat untuk mendapatkan ketiganya dan insyaallah hasilnya seperti pribahasa diatas.


Saya pribadi merasakan manfaat yang begitu besar dari aktivitas olaraga, tubuh saya fit, kurang lebih 5 tahun terakhir sejak sy memulai olaraga sy gak perna sakit “Alhamdulillah”, peningkatan mood yang luar biasa sebab sy orang yang moody, paradigma sy lebih fleksible, proposional dan objektif dulunya sy termasuk orang yang saklek dalam memandang segala sesuatu, pencapaian target lebih sistemis, terarah, peningkatan kognitif jujur otak saya merasa lebih tajam, mudah mencernah dan memahami banyak hal,dan tentunya melatih kedisiplinan.


Usia kita semakin hari semakin bertambah, alias menua dan pada waktunya kita akan berada di usia senior yakni menopause/lansia, ya ini adalah hukum alam suatu keniscayaan dan mutlak bakal terjadi pada semua orang sehingga banyak orang yang punya obsesi gak mw tua’ berbondong-bondong membeli produk anti aging yang dapat membuat mereka terus awet muda, keyakinan terhadap suatu merk/produk iklan membuat mereka melupakan fungsi dan manfaat besar terhadap tubuh itu sendiri.  dalam hal apapun terutama untuk penerapan diri meskipun untuk sekedar persoalan ‘’cantik atau terlihat awet muda’’ tentunya wajib bagi setiap orang mengedukasi dirinya untuk menjadi produktif dan inovatif  sehingga kita terhindar dari perilaku konsumtif,yang mudah diiming-imingi dan percaya iklan produk, ini adalah sebuah ‘’paradoks’’ di era yang serba digital seharusnya mempermudah untuk mengakses informasi dan belajar banyak hal tapi justru sebaliknya, realitasnya orang2 lebih berperilaku apatis, serba instan tanpa melakukan langkah nyata apapun.


Olaraga mampu memperlambat penuaan hanya butuh kesiapan mental, kesadaran diri dan disiplin waktu, dengan begitu kita mendapatkan yang Namanya “anti aging alami’’. Plato dalam ungkapannya ‘’kurangnya aktifitas merusak kesehatan setiap manusia sedangkan gerakan dan latihan fisik secara teratur akan menyelamatakan dan melestarikannya. Olaraga adalah obat yang terbaik, setiap cairan, organ dan system tubuh mulai bekerja dengan lebih efisien, olaraga menghasilkan dan mempertahankan bobot tubuh pada kisaran ideal dan menjaga kadar insulin untuk tetap normal dan tidak melonjak. Coba kita pikirkan setiap kali memulai aktivitas olaraga hampir semua orang tidak merasa senang berolaraga ( sy sendiri merasakan itu), tapi semua orang menyukai perasaan yang muncul setelah berolaraga itu disebabkan karna ada rangsangan terhadap reseptor hormon endorphin ( zat penghilang rasa sakit dan penimbul rasa senang alami), pelepasan endorphin tersebut berpengaruh pada kondisi psikologis  yaitu menurunkan stress dan menjadi obat antidepresi alami. olaraga melejitkan kadar hormone yang mengatur fungsi tubuh agar berjalan dengan baik terutama meningkatkan kadar hormone HGH ( hight growt hormone/ hormon pertumbuhan) hormone ini disebut the mother of hormone atau ibunya hormone yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan sel, meregenarasi dan mereproduksi sel, hormone ini berperan untuk mengatur pertumbuhan tulang, otot dan proses pembakaran lemak sebab hormone ini bersifat anabolic terhadap  otot dan bersifat katabolic terhadap pembentukan lemak tubuh artinya HGH memiliki efek pembentukan otot yang kuat dan pembakaran lemak di tubuh dan hormone ini hanya berperan pada saat kita melakukan aktivitas olaraga dengan intensitas yang tinggi.


Semakin bertambah usia, metabolisme semakin berkurang otomatis fungsi tubuh dan imune kita semakin menurun dan semakin muda terserang berbagai penyakit kronik. Penting untuk tau bahwa Usia kita terbagi menjadi tiga, yang pertama usia kronologis yaitu dihitung sejak lahir, usia ini akan terus berlanjut dan tidak bisa ditekan, kedua usia biologis/sel yaitu usia tubuh, usia  ini bersifat fleksible bisa lebih mudah atau lebih tua dari usia kronologi kita contoh : usia 40 tahun tapi usia biologis 17 tahun, orang seperti ini terlihat awet mudah bahkan terlihat 10 tahun lebih mudah dari usianya ( rutin berolaraga ) atau sebaliknya usia kronologi 17 tahun tapi usia sel 40 tahun otomatis dy pasti terlihat tua dari usianya ( malas berolaraga  ). Dan yang ketiga adalah usia psikologis ini yang penting bagaimana kita memaknai hidup, bagaimana konsep diri kita, sejauh apa kesadaran diri kita dalam menjalani hidup, bagaimana kita memperlakukan hak tubuh kita ??? mungkin kamu pernah bertemu dengan orang dewasa yang kekanak-kanakan atau istilah saya anak kecil yang berada di tubuh orang dewasa ini tanda bahwa usia psikologisnya belum matang ( dalam hal ini sy tidak berfokus membahas aspek ini, mungkin topik berikutnya ).


Tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai meskipun di usia tua, Penelitian  Dr jochanan stessman ‘’ meskipun ada kecendrungan peningkatan komorbiditas ( munculnya lebih dari satu penyakit pada diri seseorang ), ketergantungan obat, kelemahan fisik tetapi mereka mau memulai aktifitas fisik memiliki peluang lebih besar untuk sembuh dan hidup lebih lama serta pengaruhnya terhadap kesehatan luar biasa, mereka lebih mudah melakukan pekerjaan sehari-hari dan hidup mandiri dengan rekan sebayanya, penelitian ini dilakukan dengan kelompok usia dewasa yang aktif, dan setelah penelitian ini di publish kesehatan masyarakat di jerussalem meningkat pesat.


Sekali lagi sy tekankan dari penelitian tersebut membuktikan system biologis perlu dirangsang dengan gerakan yg aktif ibarat mesin akan lebih baik jika sering digunakan, bayangkan kondisi mobil yang dibiarkan selama setahun atau selama sebulan tanpa dipanaskan dan digerakkan mobil itu pasti akan rusak, dan mesinnya berkarat  sebab mobil dirancang dengan bagian2 yang perlu bergerak, tubuh kita pun demikin, ada bagian2 yang perlu bergerak agar berfungsi optimal. tubuhpun bisa berkarat sebab cedera oksidatif karna malas bergerak. Pada intinya usia sel/biologis bisa mudah kembali dengan rutin berolaraga.


Tubuh manusia adalah mesin yang bgitu canggih, dirancang begitu hebat sebagai system penyembuhan dan perbaikan, ilmu pengetahuan modern belum mampu memahami mekanisme tersebut, olahraga adalah kegiatan yang membutuhkan motivasi , semangat dan sikap mental yang positif hal ini penting untuk membuang rasa malas untuk berdiam diri sambil bermain gadget, menonton tv. Dampak positif dari berolaraga yang dirasakan tubuh sejalan dgn dampak positif sikap mental terhadap pikiran, sebab keduanya beriringan, dan jika ada yang beranggapan bahwa berolaraga berdampak negative bagi tubuh dan pikiran tidak lain orang itu adalah pemalas dan dy lagi berinvestasi untuk mengumpulkan Beragam penyakit di usia dewasa. system biologis adalah satu-satunya mesin tubuh yang harus disentuh, digerakkan, diolah agar dia kokoh, kuat, aktif sehingga jika ada dua rahasia awet muda maka salah satunya adalah ‘’berolaraga’’


Menulis Merupakan Bagian Dari Edukasi Diri

Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari kegitan menulis, menulis memaksa kita untuk terpaksa harus menulis, secara tidak langsung otak kita dibuat bekerja sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu tulisan sesuai dengan kemampuan menalarkan dan menterjemahkan isi pikiran, perasaan, gejolak emosi bahkan trauma di masa lalu melalui sebuah tulisan.

Menulis memaksa pikiran untuk focus, memusatkan perhatian yang lebih Panjang terhadap topik tertentu sehingga menulis lebih lambat ketimbang berfikir, setiap gagasan demi gagasan yang akan dituangkan dalam bentuk tulisan harus dipertimbangkan, dipikirkan, diolah bahkan harus diedit berulang2, menulis bersifat linier ketimbang berfikir, menulis memaksa suatu gagasan untuk diulas terlebih dahulu, sebelum gagasan yang ada dalam benak mulai dipikirkan.

Menulis adalah salah satu pilihan yang tepat untuk merefleksikan pikiran dari berbagai kepenatan beban pekerjaan, masalah, tanggung jawab, bahkan gangguan mental (psikosomatis) , ahli hipnotis profesional biasanya meminta klien untuk menulis unek2 dipikiran mereka kemudian merobek kertas dan membuangnya, sambil memberikan sugesti bahwa beban unek2 yang mereka hadapi hilang bersamaan dengan dibuangnya kertas  sobekan tersebut. tehnik ini mampu mempercepat proses hipnotis untuk tembus ke dalam pikiran  bawa sadar, sehingga klien bisa sembuh dari penyakit pikirannya.

Mengeksplorasi pikiran dan perasaan lewat tulisan merupakan obat yang mujarab. Dalam berbagai penelitian/experiment biasanya pada saat  menuangkan emosi sedih kedalam tulisan, kita akan merasakan emosi sedih yang begitu dalam, kemudian perasaan negative ini akan hilang setelah selesai menulis dan paling lambat waktu yang dibutuhkan satu atau dua hari  untuk benar-benar menetralisir emosi tersebut.

Penelitian yang dilakukan oleh  (Dr. pennebaker) selama 15 belas tahun bahwa menulis tentang pikiran dan perasaan yang terdalam tentang trauma yang mereka alami menghasilkan suasana hati yang lebih baik, pandangan yang lebih positif dan kesehatan fisik yang lebih baik, sama halnya dengan seorang penulis cerdas ( Fatima mernissi ) yang selalu berpesan terhadap pembacanya untuk selalu menulis setiap hari jika ingin kulit terlihat segar serta meningkatkan aktivitas sel dan menghilangkan kantung di bawa mata. Ya ungkapan para ilmuwan tersebut bukan tanpa alasan akan tetapi melalui proses penelitian dan pengalaman  yang begitu Panjang.

Percaya atau gak percaya menulis  merupakan salah satu terapi yang ampuh bagi banyak penulis profesional untuk melepaskan belenggu emosi negative, sebab menulis tentang kemelut emosional diakui dapat menurunkan stress dan kecemasan sehingga memperbaiki kesehatan mental dan fisik secara bertahap. Kita hanya perlu yakin terhadap diri sendiri bahwa berani memulai untuk menulis merupakan cara untuk mensugesti diri bahwa kita sama berharganya dengan orang lain, rasa takut biasanya akan muncul pada saat kita ingin menjalankan suatu  kebiasaan baru yang belum jelas dan belum pasti manfaatnya dalam waktu singkat, kegiatan menulis termasuk kegiatan yang memerlukan kebiasaan  dengan waktu yang cukup lama.

Jadi untuk menghilangkan rasa takut pertama-tama kita harus memahami bahwa ‘’menulis itu penting bagi diri sendiri’’, kita hanya perlu menekankan pada kemampuan menulis yang sudah ada dalam diri dan hanya perlu dilatih secara rutin tanpa aturan maupun syarat kepenulisan artinya membebaskan diri dari aturan kepenulisan, bebas kebahasaan serta bebas menentukan tema. Prinsipnya konsep menulis lebih menitik beratkan untuk keperluan diri dan manfaatnya bisa kita rasakan dalam konteks pengembangan diri.

Selektif dalam berteman

Sosok orang yang tidak berbudi akan selalu mendapat kawan yang tidak berbudi pula, sosok orang munafik akan selalu mencintai bahkan memuji...