Selasa, 05 Juni 2018

Menulis Merupakan Bagian Dari Edukasi Diri

Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari kegitan menulis, menulis memaksa kita untuk terpaksa harus menulis, secara tidak langsung otak kita dibuat bekerja sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu tulisan sesuai dengan kemampuan menalarkan dan menterjemahkan isi pikiran, perasaan, gejolak emosi bahkan trauma di masa lalu melalui sebuah tulisan.

Menulis memaksa pikiran untuk focus, memusatkan perhatian yang lebih Panjang terhadap topik tertentu sehingga menulis lebih lambat ketimbang berfikir, setiap gagasan demi gagasan yang akan dituangkan dalam bentuk tulisan harus dipertimbangkan, dipikirkan, diolah bahkan harus diedit berulang2, menulis bersifat linier ketimbang berfikir, menulis memaksa suatu gagasan untuk diulas terlebih dahulu, sebelum gagasan yang ada dalam benak mulai dipikirkan.

Menulis adalah salah satu pilihan yang tepat untuk merefleksikan pikiran dari berbagai kepenatan beban pekerjaan, masalah, tanggung jawab, bahkan gangguan mental (psikosomatis) , ahli hipnotis profesional biasanya meminta klien untuk menulis unek2 dipikiran mereka kemudian merobek kertas dan membuangnya, sambil memberikan sugesti bahwa beban unek2 yang mereka hadapi hilang bersamaan dengan dibuangnya kertas  sobekan tersebut. tehnik ini mampu mempercepat proses hipnotis untuk tembus ke dalam pikiran  bawa sadar, sehingga klien bisa sembuh dari penyakit pikirannya.

Mengeksplorasi pikiran dan perasaan lewat tulisan merupakan obat yang mujarab. Dalam berbagai penelitian/experiment biasanya pada saat  menuangkan emosi sedih kedalam tulisan, kita akan merasakan emosi sedih yang begitu dalam, kemudian perasaan negative ini akan hilang setelah selesai menulis dan paling lambat waktu yang dibutuhkan satu atau dua hari  untuk benar-benar menetralisir emosi tersebut.

Penelitian yang dilakukan oleh  (Dr. pennebaker) selama 15 belas tahun bahwa menulis tentang pikiran dan perasaan yang terdalam tentang trauma yang mereka alami menghasilkan suasana hati yang lebih baik, pandangan yang lebih positif dan kesehatan fisik yang lebih baik, sama halnya dengan seorang penulis cerdas ( Fatima mernissi ) yang selalu berpesan terhadap pembacanya untuk selalu menulis setiap hari jika ingin kulit terlihat segar serta meningkatkan aktivitas sel dan menghilangkan kantung di bawa mata. Ya ungkapan para ilmuwan tersebut bukan tanpa alasan akan tetapi melalui proses penelitian dan pengalaman  yang begitu Panjang.

Percaya atau gak percaya menulis  merupakan salah satu terapi yang ampuh bagi banyak penulis profesional untuk melepaskan belenggu emosi negative, sebab menulis tentang kemelut emosional diakui dapat menurunkan stress dan kecemasan sehingga memperbaiki kesehatan mental dan fisik secara bertahap. Kita hanya perlu yakin terhadap diri sendiri bahwa berani memulai untuk menulis merupakan cara untuk mensugesti diri bahwa kita sama berharganya dengan orang lain, rasa takut biasanya akan muncul pada saat kita ingin menjalankan suatu  kebiasaan baru yang belum jelas dan belum pasti manfaatnya dalam waktu singkat, kegiatan menulis termasuk kegiatan yang memerlukan kebiasaan  dengan waktu yang cukup lama.

Jadi untuk menghilangkan rasa takut pertama-tama kita harus memahami bahwa ‘’menulis itu penting bagi diri sendiri’’, kita hanya perlu menekankan pada kemampuan menulis yang sudah ada dalam diri dan hanya perlu dilatih secara rutin tanpa aturan maupun syarat kepenulisan artinya membebaskan diri dari aturan kepenulisan, bebas kebahasaan serta bebas menentukan tema. Prinsipnya konsep menulis lebih menitik beratkan untuk keperluan diri dan manfaatnya bisa kita rasakan dalam konteks pengembangan diri.

3 komentar:

  1. wow so nice..... keren bgt #hareemhally tulisannya.
    ini bukan tulisan biasa, bisa di jadikan rujukan penulis-penulis lainnya. dengan membaca tulisan ini, mampu memberikan pengetahuan yang bermanfaat buat pembanyanya.
    tulisan ini memembuat saya tersugesti agar terus mengasah kemampuan menulis saya sendiri. boleh kutip sdkiti jadi status e... "menekan rasa takut untuk memulai tulisan "menulis itu penting bagi diri sendiri untuk keperluan diri dan manfaatnya bisa kita rasakan dalam konteks pengembangan diri".

    BalasHapus
  2. 😍😍😍😘😘😘😘 tulis lagi donk,..

    BalasHapus

Selektif dalam berteman

Sosok orang yang tidak berbudi akan selalu mendapat kawan yang tidak berbudi pula, sosok orang munafik akan selalu mencintai bahkan memuji...